Kesenjangan Kompetensi Lulusan Pendidikan Keagamaan Katolik: Studi Kasus Perspektif Alumni dan Pengguna di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
DOI:
https://doi.org/10.61589/685jkx89Kata Kunci:
Kesenjangan Kompetensi, Pendidikan Agama Katolik, Alumni, Pengguna Lulusan, Pastoral, MeraukeAbstrak
Penelitian ini menganalisis kesenjangan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke dari perspektif alumni dan pengguna lulusan. Menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif, penelitian melibatkan 45 alumni lulusan periode 2020-2024 dan 45 pengguna lulusan di Papua Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei terstruktur, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan kompetensi signifikan dalam keterampilan digital (-24,5%), komunikasi multikultural (-18,3%), dan kepemimpinan pastoral (-15,5%), sementara kompetensi pastoral kateketik menunjukkan fondasi solid dengan kesenjangan terkecil (-4,3%). Faktor penyebab kesenjangan meliputi keterbatasan kurikulum yang belum responsif terhadap perkembangan teknologi, infrastruktur teknologi terbatas, dan transformasi digital pasca-pandemi yang menciptakan tuntutan kompetensi baru. Kondisi geografis Papua Selatan yang tersebar dengan kompleksitas multikultural 20 kelompok etnis menambah tantangan bagi lulusan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Katolik dengan kearifan lokal. Meskipun tingkat kepuasan pengguna lulusan relatif tinggi (4,51 dari skala 5), terdapat peningkatan kebutuhan kompetensi digital sebesar 45%, keterampilan advokasi sosial 42%, dan manajemen konflik 38% dalam periode 2020-2024. Penelitian merekomendasikan pengembangan kurikulum responsif, penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kemitraan strategis dengan lembaga pengguna, dan program pengembangan profesional berkelanjutan untuk menjembatani kesenjangan kompetensi.
Unduhan
Referensi
Anderson, Lorin, & Krathwohl, D. R. (2021). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. Boston: Boston: Allyn & Bacon.
Asian Development Bank. (2023). Higher Education in Asia: Quality, Excellence, and Governance. Manila: Asian Development Bank.
BPS Papua Selatan. (2024). Statistik Daerah Provinsi Papua Selatan 2024. Merauke: Badan Pusat Statistik Papua Selatan.
BSNP. (2023). Panduan Penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
European Federation of Catholic Universities. (2023). Blended Learning in Religious Education: A Comprehensive Study. Brussels: EFCU Research.
European Higher Education Area. (2024). Bologna Process Implementation Report 2024. Brussels: EHEA.
Heang, L. T., & Hamid, Z. A. (2019). Skills Mismatch and Graduates' Unemployment in Malaysia: Do Employers' Expectations Fit with Graduates' Preparation? International Business Education Journal, 73-88.
International Federation of Catholic Universities. (2024). Digital Pastoral Leadership: Competency Framework for the 21st Century. Paris: IFCU Publications.
International Labour Organization. (2024). Global Employment and Social Outlook for Youth 2024: The State of the Global Labour Market for Young People. Geneva: ILO Publications.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan, K. R. (2023). Panduan Tracer Study Perguruan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Komarudin, A., & Sinery, A. S. (2024). Pastoral kontekstual di Papua: Integrasi nilai lokal dalam pendidikan agama Katolik. Studia Philosophica et Theologica, 24(1), 45-62.
Manpower Group. (2024). Talent Shortage Survey 2024: Building the Workforce for Tomorrow. Milwaukee: Manpower Group.
National Association of Colleges and Employers. (2024). Job Outlook 2024: Attributes Employers Seek on a Candidate's Resume. Bethlehem: NACE.
Pontifical Council for Culture. (2023). Digital Ministry in the Catholic Church: Pastoral Guidelines for the Digital Age. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
Pranyoto, Y. H. (2024). Data primer hasil survei penelitian ini terhadap 45 lembaga pengguna lulusan di Papua Selatan. Merauke: Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke.
Rumbrawer, M., & Katem, P. (2023). Pendidikan agama dalam konteks multikulturalisme Papua: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Agama dan Kebudayaan, 15(2), 123-140.
Siahaan, P. (2023). Integrasi teknologi dalam pendidikan agama di daerah terpencil Indonesia: Studi multi-kasus. Educational Technology Research and Development, 71(4), 887-905.
Simatupang, R. H., & Mansoben, J. (2023). Analisis kesenjangan kompetensi lulusan pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 18(3), 201-218.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (2023). Competence at Work: Models for Superior Performance. New York: John Wiley & Sons.
STK St. Yakobus Merauke. (2024). Dokumen Kurikulum Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Merauke: Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke.
Suarta, I. M. (2018). Employability Skills Required by the 21st Century Workplace: A Literature Review of Labor Market Demand. Advances in Social Sciences Research Journal, 5(1), 301-316. DOI: https://doi.org/10.2991/ictvt-17.2017.58
World Economic Forum. (2025). Future of Jobs Report 2025. Geneva: World Economic Forum.
World Union of Catholic Teachers. (2024). Hybrid Religious Education Models: International Best Practices. Dublin: WUCT Research.
Yumame, G., & Sawaki, Y. (2022). Peran pendidikan tinggi Katolik dalam pembangunan masyarakat Papua. Jurnal Pendidikan Tinggi Katolik Indonesia, 8(2), 89-105.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yohanes Hendro Pranyoto, Dedimus Berangka (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







