Peran Gereja Sebagai Pendamping dan Agen Transformasi Budaya Lokal dalam Pewartaan Iman di Stasi St. Fransiskus Asisi Watomodor
DOI:
https://doi.org/10.61589/67dmd684Abstrak
Gereja memiliki peran penting dalam kehidupan umat, tidak hanya sebagai tempat pembinaan iman, tetapi juga sebagai pendamping dan agen transo frmasi budaaya lokal dalam kehidupan masyarakat. Budaya lokal yang hidup dan berkembang ditengah masyarakat dapat menjadi sarana pewartaan iman apabila di integrasikan dengan nilai-nilai Kristiani. Distasi St. Asisi Watomodor, Budaya lokal masih sangat mempengaruhi kehidupan umat sehingga Gereja dituntut mampu hadit untuk mendampingi dan menghantarkan umat agar budaya yang ada tetap mmendukung pertumbuhan iman. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana peran gereja sebagai pendamping dan agen transofrmasi budaya lokkal dalam pewartaan iman di stasi St. Asisi Watomodor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Gereja dalam mendampingi umat serta mentransfer masukan budaya lokal sebagai media pewarrtaan iman yang kontekstual. Metode peneltian yang digunakan adalah Metide Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, daab Dokumentasi terhadap Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gereja berperan aktiv dalam pembinaan iman pendampingan pastoral serta pengembangan iamn budaya lokal yang sesuai dengan ajaran Kristiani sehingga pewatraan iman menjadi lebih kontekstual, mudah diterima, dan mampu memperkuat kehidupan iman umat dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: Gereja, Pendampingan, Budaya, Transformasi, Pembinaan.
Unduhan
Referensi
Banawiratma, J. B. (2017). Teologi sosial lintas ilmu: Kemiskinan sebagai tantangan hidup beriman. Kanisius.
Bevans B. Stephen. (2018). Models of Contextual Theology (R. Edition (ed.)). NY: Orbis Books. DOI: https://doi.org/10.1163/9789004363083
Dister, N. (2016). Teologi sistematika 2: Allah penyelamat. Kanisius.
Heryanto. (2021). Peran bahasa lokal dalam meningkatkan partisipasi umat dalam liturgi. Jurnal Pastoral Indonesia, 5(2), 120–135.
Kim, K. (2020). Youth engagement in contextual church ministry. International. Journal of Practical Theology, 24(2), 210–225.
Lana. (2026). Hasil wawancara dengan Bapak Lana.
Made Sudhiarsa. (2018). Inkulturasi Iman dalam Kehidupan Gereja Lokal. Jurnal Teologi Kontekstual, 12, 45.
Marko, B. L. dan B. (2026a). Bapak Lana dan Bapak Marko.
Marko, B. L. dan B. (2026b). Hasil wawancara dengan Bapak Lana dan Bapak Marko.
Pasaribu. (2022). Tantangan Integrasi Budaya dan Agama dalam Kehidupan Gereja. Jurnal Pastoral Indonesia, 5, 61–70.
Pope Francis. (2020a). Fratelli Tutti. Libreria Editrice Vaticana.
Pope Francis. (2020b). Fratelli Tutti. Libreria Editrice Vaticana.
Rahner, K. (2016). Foundations of Christian faith: An introduction to the idea of Christianity. Crossroad PublishingNo Title.
Robert J. Schreiter. (2019). Constructing Local Theologies. NY: Orbis Books.
Samosir, R. (2023). Nilai gotong royong dalam kehidupan menggereja. Jurnal Sosial Keagamaan, 10(1), 88–102.
Schreiter, R. J. (2018). Constructing local theologies. NY: Orbis Books.
Shorter, A. (2017). Toward a theology of inculturation. NY: Orbis Books.
Simanjuntak, D. (2020). Pendidikan iman umat dalam konteks masyarakat lokal. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 134–150.
Tobing, Tibo, dan M. (2021). Inkulturasi Budaya dalam Kehidupan Gereja dan Partisipasi Umat. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Kristiani, 9, 88–96.
Yohanes. (n.d.). Alkitab Terjemahan Baru. Lembaga Alkitab Indonesia.
Yohanes Kelen, D. (2019). Pendekatan Budaya dalam Pewartaan Iman Katolik. Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 11, 88–90.
Yosef Kelen. (2019). Pendekatan Budaya dalam Pewartaan Iman Katolik. Jurnal Pastoral Dan Kateketik, 7, 33–41.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Januaria Irianti Boga, Rosa Da Lima Reban Meman, Vinsensius Bawa Toron (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







